nisab zakat fitrah

Hikmah yang Didapat dan Cara Menghitung Zakat Profesi yang Tepat

Zakat profesi merupakan zakat yang dibayarkan dari profesi yang dipunyai dan menghasilkan gaji dari profesi tersebut. Baik sebagai tenaga pengajar, dosen, dokter, pengusaha, dan masih banyak profesi lainnya. Untuk cara menghitung zakat profesi ini sangat mudah yaitu dengan memisahkan antara penghasilan yang memenuhi nisab dan yang tidak. Bagi profesi yang menghasilkan sisa penghasilan setelah untuk kebutuhan lebih dari 3 juta rupiah maka mereka wajib untuk membayar zakat profesi tersebut. Tetapi bagi yang mempunyai sisa penampilan kurang dari itu, maka mereka tidak wajib untuk membayar zakat profesi itu. Apabila Anda mempunyai gaji lebih dari nisab maka sebaiknya untuk membayar zakat tersebut karena ada banyak hikmah yang bisa didapatkan ketika membayar zakat tersebut, yaitu:

1. Mengikis sifat jelek
Hikmah yang pertama dari melakukan zakat dari penghasilan yang diterima yaitu mengajarkan sifat yang baik seperti ikhlas, dermawan, dan lainnya. Selain itu juga dapat untuk belajar untuk mengikis sifat yang jelek yang dimiliki oleh seseorang. Seperti sifat jelek kikir karena tidak ingin hartanya dibagi-bagi karena menurutnya ia bersusah payah sendiri. Selain itu juga ada sifat seperti sayang harta atau sayang duniawi sehingga menyebabkan diperdaya oleh harta yang tidak kekal. Hal tersebut merupakan sifat tidak baik yang dapat dikikis dengan rajin beramal seperti mengeluarkan zakat profesi ini.

2. Membersihkan harta
Hikmah lainnya adalah dapat membersihkan harta yang didapatkan. Karena setiap harta yang dimiliki ada bagian dari orang lain yang tidak mampu yaitu hanya senilai 2,5 persen dari total harta tersebut. Apabila Anda rajin untuk berzakat maka hal tersebut juga dapat untuk membersihkan harta yang dimiliki sehingga akan lebih bersih dan diberkati.

3. Membantu orang yang tidak mampu
Apabila rajin berzakat nantinya juga dapat untuk membantu orang yang tidak mampu secara materi. Hal tersebut sangat dianjurkan karena dalam Islam saling membantu merupakan suatu kebaikan. Oleh karena itulah Anda dianjurkan untuk menjadi kaya sehingga nantinya bisa membantu banyak orang terlebih untuk orang yang tidak mampu. Ketika menjadi kaya, banyak hal yang bisa dilakukan dengan mendatangkan pahala.

4. Mensejahterakan berbagai pihak
Dan hikmah yang terakhir adalah dapat untuk mensejahterakan berbagai pihak. Keuntungan untuk yang mengeluarkan zakat adalah hartanya dapat dibersihkan sedangkan untuk yang tidak mampu bisa untuk menerima haknya. Sehingga mencegah perputaran uang pada orang yang mampu-mampu saja. Hal tersebut dapat untuk mensejahterakan banyak orang dan membuat situasi menjadi damai dan rukun. Hal tersebut juga akan menebarkan kebaikan dan tidak terjadi kekacauan karena yang tidak mampu diperhatikan dan tidak diabaikan oleh orang yang mempunyai uang yang lebih dari profesi yang dikerjakannya.