banjir aceh tenggara

Belajar Hikmah dari Kejadian Banjir di Aceh Tenggara

Banjir adalah bencana dimana air yang ada menggenangi tempat tinggal, toko, dan tempat lainnya yang seharusnya air yang ada tidak sampai keluar dari tempatnya dan membuat pemukiman warga menjadi terendam. Tetapi banjir tersebut tentu saja mempunyai penyebab sendiri sehingga menggenangi rumah warga dan juga tempat yang tidak umum lainnya untuk tergenang air. Ada banyak penyebab banjir yang sebenarnya bisa diatasi atau dicegah agar tidak terjadi banjir bahkan banjir bandang yang dapat menyebabkan kerusakan dimana-dimana.

Banjir mempunyai banyak sebab yang dapat untuk menyebabkannya menggenangi perumahan. Beberapa penyebab banjir tersebut adalah sebagai berikut ini:

  • Hujan yang terus menerus terjadi karena memang musim hujan dengan kapasitas yang deras sehingga membuat sungai penuh dan tanggul jebol.
  • Sungai atau tanggul yang jebol karena penuh dengan air sehingga bisa mengalir ke perumahan atau tempat-tempat yang dekat dengannya.
  • Sistem drainase yang buruk sehingga menyebabkan perumahan dan kota terendam banjir sampai ke jalan-jalan apabila ada hujan yang sebenarnya dengan kapasitas yang tidak terlalu deras.
  • Ditebangnya pohon-pohon sehingga tidak ada lagi penyerapan air alami sehingga apabila ada hujan deras tidak ada lagi akar pohon yang menahan air sehingga sering terjadi banjir.

Pohon-pohon yang ditebangi tersebut terutama di hutan menyebabkan terjadinya Banjir yang juga kadang disertai dengan longsor. Pohon tersebut awalnya bertugas sebagai penghalau banjir dan juga longsor sehingga ketika ditebangi untuk dijual dan dijadikan bahan furniture tidak heran apabila banjir dapat terjadi dan melanda di pemukiman bawahnya. Salah satu banjir yang disertai juga dengan longsor ini adalah banjir di Aceh Tenggara yang terjadi pada bulan April 2017 lalu ini.

Banjir yang terjadi di Aceh Tenggara ini merendam banyak rumah dan juga fasilitas umum seperti sekolah masjid, dan juga banyak lainnya. Banjir yang terjadi di Aceh ini juga disertai longsor sehingga selain digenang oleh air juga menyebabkan rusaknya rumah karena lumpur yang dibawanya. Sehingga banjir bandang yang merendam dua kecamatan di Aceh ini tidak hanya menyebabkan rusaknya rumah tetapi juga menimbulkan korban jiwa.

Dari banjir tersebut ada banyak pelajaran yang sebenarnya bisa diambil oleh masyarakat. Bukan hanya upaya pemulihan untuk korban yang memberikan berbagai macam hal yang dibutuhkan seperti makanan, pakaian, dan juga barang lainnya. Tetapi juga belajar mengenai pengajaran yang ada karena belajar penyebab banjir tersebut. Diantaranya tentu saja tidak menebang pohon secara sembarangan untuk kepentingan komersial karena salah satu penyebab terjadinya banjir dan juga longsor tersebut karena banyak pohon yang ditebang di daerah Aceh Tenggara yang berada di kawasan dataran tinggi. Oleh sebab itulah Anda bisa belajar dari hal tersebut dengan melakukan reboisasi penanaman pohon kembali.